Another Love Story (Part 2)

 

Cast                 :            -Megan Lee

 

                                     -Sungha Jung

 

                                       -And the others

 

Genre               :           Romance,  Sad,  Love Story

 

Disclaimer       :           Mian  kalo  banyak  typo ato  kesalahan  lainnya J Cast milik Tuhan dan         keluarganya  masing-masing 🙂 aku Cuma minjem doang 😀

 

Sory sory sory banget kalo misalnya makin kagak nyambung sory *bow* hihi, aku gatau ini bakalan sampe part berapa tapi aku mohon tolong komen dan like jika menurut kalian ceritaku ini bagus hehe –“ langsung aja ya, cekidot 😉 oia nama adiknya Sungha aku ganti ya jadi Jung Soo Ha, itu nama aslinya ^^

 

 

 

#Flashback

 

~Taman Belakang~

 

Pesta untuk anak-anak memang sengaja di adakan di taman belakang rumah kami agar terkesan lebih terbuka. Kurasakan tenggorokanku yang mulai kering dan merasa haus.

 

“eonnie, aku ambil minuman sebentar ne”pintaku

 

“nae, ambilkan untukku satu ya Meggy”

 

“nae eonni” ucapku sambil berlalu.

 

Aku pun mengambil minum di tempat minum yang sudah di sediakan. Ketika aku akan mengambil minum, tiba-tiba…

 

“Sungha oppa..”

 

#Flashback off

 

 

 

#Author Pov

 

“Sungha oppa…” ucap Meggy spontan. Sungha pun membalikkan badannya karena merasa dipanggil namanya oleh seseorang.

 

“kau? Sedang apa kau disini huh yeoja aneh?” tanya sungha. Sebenarnya sungha kaget dengan kedatangan Meggy namun dia berpura-pura dingin seperti itu agar kekagetannya tidak disadari oleh Meggy.

 

“ini rumahku oppa, seharusnya aku yang bertanya, sedang apa kau disini? Apa orangtuamu kenal dengan orangtuaku?” tanya Meggy balik. Jujur, sebenarnya Meggy senang karena sungha ada disini, tapi dia juga kecewa atas sikapnya yang belum berubah

 

“cih, mana mungkin orang sehebat tuan Lee memiliki anak seperti mu” jawabnya lalu pergi meninggalkan Meggy yang sedang menatapi kepergiannya.

 

‘dia selalu saja begitu pada semua perempuan. Apakah dia akan berbuat sama pada eomma nya itu? Ah kau jangan bodoh Meggy, mana mungkin dia berbuat seperti itu pada eomma nya sendiri’ batin Meggy. Meggy tak habis pikir, apa yang membuat dia bisa sedingin itu terhadap perempuan.

 

“Meggy, kau sedang apa? Kenapa lama sekali?” tanya Hyorin tiba-tiba.

 

“ah eonnie, kau mengagetkanku saja” jawab Meggy kaget.

 

“lagian, kamu bilang kamu mau mengambil minum, tapi lama sekali. Yasudah eonnie samperin aja kamu kesini. Tapi tadi eonnie lihat, kau sedang berbicara dengan seseorang, apa dia namja chingu mu Meggy?” tanya Hyorin. Tanpa Meggy sadari, pertanyaan eonnie nya itu membuat pipinya menjadi merah.

 

“nae? Ani ani, dia bukan namja chingu ku eonnie. Dia sunbae-ku di sekolah” jawab Meggy malu-malu.

 

“ayyyee, kau tidak berbohong kan? Pipimu memerah Meggy” goda Hyorin. Meggy pun berlari masuk ke dalam rumahnya bermaksud untuk pergi ke kamarnya karena merasa malu di goda oleh eonnie nya itu.

 

‘dasar anak itu ckck sudah sewajarnya dia mempunyai namja chingu’ batin Hyorin

 

 

 

*SKIP pagi*

 

Tok tok tok…

 

“Meggy!! Bangun sayang, ini sudah jam 8.00 kau harus segera berangkat sekolah atau kau akan terkambat sayang!!” teriak eomma nya di depan pintu kamarnya. Meggy memang tidur sangat larut semalam karena ikut membantu eomma nya membereskan rumahnya setelah pesta semalam.

 

“Meggy sayang!!” teriak eomma nya sekali lagi tapi tak ada sahutan pun dari Meggy.

 

Akhirnya setelah beberapa saat eomma nya menunggu di depan pintu kamarnya, akhirnya Meggy pun keluar dengan wajah dan rambut yang kusut.

 

“ada apa eomma teriak-teriak? Ini masih pagi eomma” ucap Meggy watados (?)

 

“hh anak ini –“ ini sudah jam 8 lebih 30 menit sayang, kau akan bolos sekolah, huh?” tanya sang eomma dengan penuh kesabaran.

 

“MWO?? Ya eomma, kenapa tidak membangunkan ku?” Meggy pun masuk kembali ke kamarnya dan langsung pergi ke kamar mandi yang berada di dalam kamarnya.

 

 

 

*SKIP sekolah*

 

#Meggy Pov

 

“ah annyeonghasseyo seonsaeng-nim” ucapku sambil membungkukkan badanku di depan pintu masuk kelas.

 

“ekhem, kenapa kau terlambat Meggy-ssi?” tanya Park sonsaeng-nim  guru matematika kelas X yang terkenal killer.

 

“ah mianhae saem, tadi saya terlambat bangun” jawabku polos, sontak teman-teman sekelasku tertawa terbahak-bahak mendengar pernyataanku ini yang terdengar childish.

 

“baiklah kali ini kau ku perbolehkan masuk, tapi jika kau mengulanginya lagi terpaksa kau dilarang masuk ke kelas selama pelajaranku berlangsung, arasseo?” tanya Park sonsaeng-nim tegas.

 

“ah n..n..nae saem, kamsahamnida” jawabku terbata sambil membungkukkan badanku lalu masuk ke dalam kelas dengan perasaan malu.

 

Aku tidak bisa focus selama pelajaran berlangsung, bahkan Park saem sempat menegur ku beberapa kali. Aku jadi merasa tak enak sama beliau, fiuh. Jujur, aku masih bingung dengan apa yang dilakukan Sungha oppa di rumahku. Apa appa kenal dengan orangtuanya Sungha oppa? Ah lebih baik aku tanyakan saja pada appa di rumah nanti.

 

 

 

Teng tong teng (ceritanya ini suara bell yah hehe)

 

“Meggy? Kau taka pa?” tanya Ji Eun mengagetkanku yang sedang melamun –“

 

“nae?” jawabku

 

“kau taka pa? sedari tadi ka uterus melamun, apa kau ada masalah? Ceritakanlah Meggy” pinta Ji Eun

 

“hh, begini, kemarin kan di rumahku ada acara pesta menyambut kedatangan appa ku yang baru saja pulang dari luar negeri bersama sahabat-sahabatnya…” ucapku memulai bercerita

 

“lantas, apa masalahnya?” tanya  Ji Eun tiba-tiba.

 

“ya! Aku belum selesai berbicara Ji Eun-ssi”

 

“haha nae nae, lanjutkan :D”

 

“disana ka nada dua pesta. Satu khusus untuk orang dewasa seperti appa ku dan sahabat-sahabatnya dan satu lagi pesta khusus untuk anak-anak dimana disana khusus untuk anak-anak dari sahabat-sahabat appa ku.” Sambungku

 

“lho? Kenapa anak-anak? Bukannya kau dan eonnie mu sudah besar?” tanya Ji Eun polos

 

“ya Park Ji Eun! Disana masih banyak anak sahabat appa ku yang masih kecil, maka dari itu appa ku memberi nama pesta anak-anak, apa banget kan?! Huh” ucapku kesal

 

“nae nae nae arasseo, mungkin appa mu kenal dengan orangtuanya sungha oppa” jawab Ji Eun

 

“mungkin, tapi bukankah orangtuanya Sungha oppa itu bukan dari kalangan pengusaha kantoran seperti appa ku? Maksudku mereka musisi semua kan?” tanyaku antusias

 

“dengar Meggy, bersahabat itu tidak memandang apapun. Entah mereka dari kalangan bawah atau atas, entah dari kalangan pengusaha ataupun bukan yang terpenting ketulusan mereka” jawab Ji Eun bijak. Anak ini ternyata bijak juga kekeke.

 

“hm benar juga kau Ji Eun” kataku. Aku pun mensejajarkan lengan kiriku dengan dadaku bermaksud untuk melihat jam, dan ternyata…

 

“eomeo! Aku harus ke ruang kesenian untuk bertemu Miss Sarah dan Mr. Kim lagi Ji Eun-ssi” ucapku kemudian. aku memang tidak sempat memberitahu Ji Eun kalau aku akan berkolaborasi dengan Sungha oppa di festival musim semi nanti.

 

“baiklah! Semoga kau beruntung Meggy”

 

“apa maksudmu dengan ‘semoga kau beruntung’ huh?” tanyaku bingung

 

“sudah sudah, cepat sana pergi atau kau akan kena marah guru kesayanganmu itu, ppalli” kata Ji Eun sambil mendorong tubuhku keluar,  dasar yeoja aneh haha.

 

Aku pun segera berlari ke ruang kesenian karena takut dimarahi oleh Miss Sarah dan Mr. Kim. Mudah-mudahan saja Sungha oppa tidak dingin lagi kepadaku. Sebab kalo dia masih dingin, gimana nanti latihannya coba? Susah buatku buat dia enggak huh.

 

 

 

#Sungha Pov

 

“Sungha-ah, kaja kita ke kantin, perutku sudah tak tahan ingin melahap sesuatu” pinta DongJoon kepadaku

 

“kau makan saja meja yang ada di kelas ini, aku yakin kau pasti akan kenyang” jawabku sedikit acuh

 

“ayyee, kau ini. Kajja!”

 

“kau duluan saja aku ada urusan sama Miss Sarah dan Mr. Kim” ucapku,  kemudian pergi meninggalkan kelas.

 

 

 

~Ruang Kesenian~

 

“Annyeonghasseyeo seonsaengnim” ucapku seraya membukakan pintu ruangan. Kulihat mereka sedang mendiskusikan susatu.

 

“ah kau sudah datang rupanya” jawab Mr. Kim

 

“nae saem”

 

“kau tak bersama Meggy?” tambah Miss Sarah. Ck lagi-lagi yeoja itu

 

“mana kutahu dia sekarang ada dimana, lagi pula dia berbeda kelas dengan ku” jawabku ogah-ogahan.

 

“benar juga yah haha mian Miss lupa Sungha”

 

“hm nae “

 

Tiba-tiba terdengar suara pintu ruangan terbuka, aku yakin yang membukakan pintu itu adalah yeoja aneh itu. Ah benar dugaanku, dasar yeoja aneh.

 

“Annyeonghasseyo, jeosonghamnida aku telat Miss, Mister, oppa” ucapnya seraya membungkukkan badannya.

 

“cih, dasar lelet. Waktu itu sangat berharga, tapi kau malah mempermainkannya dasar yeoja aneh” ucapku sinis.

 

“Jung Sung Ha! Jaga ucapan mu itu nak” tiba-tiba saja Mr. Kim membentakku. Aku cukup kaget sih, tapi segera kututupi dengan dehamanku.

 

“ekhem, mianhae Mister”

 

“masuklah Meggy, kami ingin membahas tentang lagu yang akan kau dan Sungha nyanyikan” tambah Miss Sarah

 

“nae, kamsahamnida” ucapnya sambil membungkukkan badannya kemudian masuk dan duduk di sebelahku.

 

 

 

#Author Pov

 

Meggy pun masuk ke dalam ruang kesenian itu dan duduk disamping Sungha.

 

“ya! Kenapa kau duduk disini huh?” Tanya Sungha ketus.

 

“ya oppa! Aku berhak duduk dimana saja” jawab Meggy tak kalah ketus. Rupanya dia sudah berani melawan sikap dingin Sungha.

 

“sudah sudah, kalian ini seperti anak kecil saja. Jadi begini, saat festival nanti banyak sekali perwakilan dari sekolah-sekolah di seluruh Seoul. Aku ingin kalian bisa memberikan yang terbaik dihadapan public” pinta Mr. Kim

 

“disana memang tidak ada hadiah atau semacam apapun, kami hanya ingin sekolah kita ini ikut berpartisipasi di dalamnya. Jadi kami harap kalian ikhlas dengan apa yang akan dilakukan kalian nanti, arasseo?” tambah Miss Sarah.

 

“Nae Miss, jadi lagu apa yang harus aku bawakan?” tanya Meggy

 

“soal lagunya kami sudah membahasnya dan kami ingin kalian menyanyikan lagunya Narsha yang I’m in love menjadi versi akustiknya. Bagaimana?” tanya Mr. Kim

 

“hm baiklah. Lagi pula aku sudah lumayan bisa memainkannya hanya perlu latihan lagi saja” jawab Sungha

 

‘dasar namja sombong, tak sadar apa kalau dia sedang berhadapan dengan seorang guru. Namja gilaa argh tapi kenapa aku bisa suka sama dia ya? Aigoo’ batin Meggy

 

“bagaimana denganmu Meggy-ssi? Meggy-ssi?” pertanyaan Miss Sarah itu menyadarkanku dari lamnunaan Meggy tadi

 

“ah nae? Aku akan coba semaksimal mungkin Miss” jawab

 

“baiklah, pulang sekolah kita bertemu lagi disini, nae?! Kita mungkin akan latihan setiap hari Senin, Rabu, dan Sabtu, bagaimana?” tanya Mr. Kim

 

“nae, gwaenchanayo” ucap Meggy bersamaan dengan Sungha. Sungha hanya bisa mencibir dan menatap Meggy sinis.

 

“baiklah kalau begitu, kita bertemu lagi setelah pulang sekolah, nae? Sekarang kalian boleh keluar” ucap Mister Kim.

 

“nae Mister, kamsahamnida” jawab Sungha dan Meggy sambil membungkukkan badannya.

 

 

 

Mereka pun keluar dari ruangan itu dan berjalan menuyusuri koridor menuju kelas mereka masing-masing.  Sungha tetap dengan sikap dinginnya dan berjalan di depan Meggy sambil mamasukkan kedua tangannya kedalam saku celananya dan bersiul. Sedangkan Meggy hanya berjalan sambil menundukkan kepalanya karena takut ketahuan oleh Hyura dan masih kesal atas sikap Sungha yang masih dingin.

 

 

 

*SKIP pulang sekolah*

 

~ruang kesenian~

 

#Meggy Pov

 

“Annyeonghas..eo? kosong? Dimana Miss Sarah dan Mister Kim?” tanyaku pada diriku sendiri. Tidak seperti biasanya mereka menghilang seperti ini. ‘ah mungkin mereka ada rapat mendadak dengan guru-guru lain’ batinku

 

“lama sekali kau datang, aku sudah menunggu mu satu jam disini” tiba-tiba ada sebuah suara yang sepertinya berbicara kepadaku. Tapi dimana sosok pemilik suara itu.

 

“kau, apa kau merencanakan sesuatu dengan Miss Sarah dan Mister Kim huh?” tanya suara itu lagi, kali ini aku benar-benar bingung, aku sungguh tidak mengenal suara itu.

 

“siapa kau? Jika kau ada disini, keluarlah” ucapku menjawab pertanyaannya.

 

 

 

Dan keluarlah sosok pemilik suara itu. Sungguh aku benar-benar kaget dengan apa yang aku lihat saat ini. Bagaimana dia bisa tahu kalau aku akan kesini dan sedang merencanakan kolaborasi dengan Sungha oppa.

 

 

 

“eo..eonnie? ba..bagaimana eonnie bisa tahu kalau aku ada disini?” tanyaku gugup. Ya, dia adalah Hyura eonnie. Aku tidak tahu siapa yang memberitahu Hyura eonnie dan teman-temannya jika aku akan kesini. Seketika otot-ototku melemas. Aku takut.

 

“haha kau tidak usah gugup begitu Meggy, kau hanya perlu mengatakan padaku dengan sejuju-jujurnya. Apa kau merencanakan sesuatu dengan Miss Sarah dan Mister Kim?” tanyanya lagi

 

“tidak eonnie sungguh, aku hanya menjalankan apa yang di tugaskan oleh mereka” jawabku sambil menunduk.

 

“bohong! Kau akan berkolaborasi dengan dia di festival musim semi di Seoul nanti kan?” tanyanya lagi seraya membentakku.

 

“da..dari mana eonnie bisa tahu?” tanyaku memberanikan diri.

 

“cih, apa kau tidak tahu aku ini siapa huh? Aku anak dari ketua yayasan di sekolah ini!” bentaknya

 

“mi..mianhae eonnie.”

 

“mianhae? Segampang itu kah huh?” bentaknya lagi, aku tersentak kaget mendengarnya. Oh Tuhan…

 

 

 

Aku diam tidak bisa berbicara apa-apa lagi. Dia sungguh keterlaluan, dia tidak bisa seenaknya saja mem-bully hoobae nya. Tetapi disisi lain aku tidak bisa berbuat apa-apa, dia sangat disegani di sekolah ini.

 

 

 

“ya! Kenapa kau diam saja huh? Apa kau bisu?” bentaknya seraya menjambak rambutku

 

“aah..aah eonnie, sakit” rinihku

 

“rasakan ini! Siapa suruh berani melawanku haha” ucapnya sambil mengecangkan jambakannya pada rambutku.

 

 

 

Tiba-tiba…

 

To Be Continued

Image

 

anggep aja seragam sekolahnya Sungha kaya gini yak 😀

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s